Infodesaku | Matra - Untuk
membuktikan kepeduliannya yang lebih atas petani-petani sawit di Kabupaten
Mamuju Utara (Matra), Sulawesi Barat (Sulbar). Perusahaan perkebunan kelapa
sawit Grup Astra Agro melatih para agar trampil mengelola keuangan. Keahlian
tersebut perlu dimiliki agar impian serta keinginan-keinginan para petani serta
keluarganya dapat tercapai melalui usaha kebun sawitnya.
Bagus
Trianggoro Community Development Area Manager C1 menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen Astra
Agro untuk selalu meningkatkan kualitas petani, maupun kualitas kemitraan
dengan para petani binaanya, sekaligus juga menjadi bentuk pelayanan kepada
petani mitra perusahaan.
"Saya
senang sekali dan beruntung bisa mengikuti kegiatan ini," ujar Ikram Abas,
petani sawit dari kelompok tani Sinar Maju. Menurutnya, kegiatan tersebut
menambah pengetahuan dalam mengatur keuangan, maupun ilmu-ilmu teknis dalam
usaha berkebun.
Kegiatan ini
diadakan di Training Center Area pada
27-28 Mei di Matra in, tampil Reynold Ugi, SE, Manager Lembaga Keuangan Mikro
Mitra Surya Sejahtera, menyampaikan materi-materi menarik yang menambah
pengetahuan petani sawit. Sesuai dengan tema pelatihan "Meningkatkan
Produktivitas dan Manajemen Tata Kelola Keuangan Petani."
Perusahaan
memfokuskan pembinaan petani agar para petani mampu mengelola keuangan mereka
dengan baik. Hal ini didasarkan pada masalah yang sering terjadi di kalangan
petani, misalnya tentang biaya pengeluaran keluarga tiap bulannya yang lebih
tinggi dibandingkan dengan pendapatan dari kebun kelapa sawit mereka. Tidak
sedikit juga yang justru terlilit utang. Padahal, kebun sawit sangat potensial
untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Kepada para
petani peserta diajarkan juga tentang pembagian pendapatan bulanan sesuai
dengan kebutuhan. Petani perlu memiliki tabungan dan mengalokasikan dana untuk pemeliharaan kebun.
Pemateri ini juga
memaparkan cara perhitungan pembagian penggunaaan dana dalam perencanaan
keuangan petani. Dalam pelatihan ini petani peserta juga dikenalkan dengan pola
investasi sebagai perencaan keuangan jangka panjang seperti perluasan lahan dan
investasi.
Kegiatan pelatihan
petani ini juga melibatkan pihak pemerintah melalui Dinas Perkebunan dan Badan
Pertanahan Nasional Kabupaten Matra yang
dibawakan oleh Kasi Hak Tanah dan
Pendaftaran, Syukri M, SST, dan Kasi Pengukuran, Muh. Tahir sebagai pemateri
tamu.
Diwakili
oleh H. Rusbianto SP. MS.i Dinas Perkebunan Kabupaten Matra mengulas materi
tentang Peraturan Menteri Pertanian RI
Nomor: 98/Permentan/OT.140/9/2013 dan kemitraan yang terangkum di Di samping
itu, petani peserta pelatihan juga mendapatkan pengetahuan mengenai tata aturan hukum kepemilikan tanah
dan cara melakukan sertifikasi lahan sesuai aturan perundangan.
Menurut
wakil dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Mamuju Utara. H. Rusbianto,
selain memberi pengetahuan kepada para petani, kegiatan ini juga menjadi media
komunikasi antara petani, pemerintah dan perusahaan sehingga dapat menemukan
solusi terhadap masalah yang dihadapi pada kemitraan yang berjalan serta dapat
mensinergikan program pemerintah dan perusahaan agar tidak terjadi tumpang tindih. | ANDI ASWAN

Posting Komentar
Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda