Infodesaku | Cisarua - Bogor, Setelah lolos pada tahap awal Desa Tugu Utara
Kecamatan Cisarua, kembali mendapat penilaian dari tim rechecking Provinsi Jawa
Barat yang dipimpin oleh Bambang Sugianto, dalam rangka lomba desa tingkat
provinsi di Kantor Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Rabu (4/6).
Pada
Kegiatan ini, selain melakukan penilaian di Kantor Desa, Tim Rechecking Jawa
Barat pun mengunjungi Posyandu dan pelayanan di Desa Tugu Utara yang didampingi
oleh Tim penggerak PKK Kabupaten Bogor. | ARIF
Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan terima kasih
dan rasa bangga atas lolosnya Desa Tugu Utara dalam lomba desa tahun ini.
“Selamat kepada Desa Tugu Utara yang juara tingkat Kabupaten dan sudah lulus
ditingkat penyisihan dan berhasil menyisihkan Kabupaten lainnya”, tandas
Bambang.
Dikatakannya juga, bahwa ia berharap dengan adanya
lomba desa ini selain dapat membangun desa juga ikut membangun masyarakatnya
itu sendiri menuju sejahtera. “Kita berusaha agar setiap desa termotivasi dalam
membangun desa, pelayanan publiknya harus baik, kemananan serta dapat ikut
mensejahterakan masyarakatnya”, ujarnya didepan Camat Cisarua, Kepala Desa Tugu
Utara serta masyarakat yang ikut hadir.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat
dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Bogor, Roy E Khoerudin mengatakan bahwa
sejalan dengan komitmen kebijakan pemerintah Kabupaten Bogor, pemberdayaan
masyarakat desa menjadi salah satu prioritas pembangunan yang sangat penting
dan strategis.
“Program pemberian bantuan sarana dan prasarana
perdesaan di segala bidang serta peningkatan kualitas SDM aparatur pemerintah
dan masyarakat desa tentunya bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan
masyarakat secara menyeluruh”, kata Roy.
Selain itu pun, Roy menjelaskan bahwa terpilihnya Desa
Tugu Utara yang mewakili Kabupaten Bogor sudah melalui beberapa tahapan serta
dibawah kepemimpinan Asep M Nawawi berhasil membangun Desa.
”Pemerintah Desa telah berupaya menggali potensi
sumber pendapatan desa melalui pembentukan Bumdes yang telah mempu memberikan
kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) setiap tahunnya lalu kebersamaan
dan kerjasama terlihat dimasyarakat, kemudian kewirausahaan masyarakat terbina
dengan baik serta tingkat kesadaran masyarakat dalam bidang kesehatan dan
pendidikan sudah sangat baik sehingga memberikan kontribusi dalam peningkatan
IPM”, terang Roy.
Selanjutnya, Roy pun berharap bahwa ajang lomba desa
bukan untuk mencari siapa terbaik, melainkan sebagai sarana evaluasi yang
konstruktif guna menunjang terciptanya peningkatan kualitas kehidupan dan
pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pengembangan program desa sehat,
cerdas dan desa raharja yang mengarah pada pembinaan desa mandiri.
“Terciptanya Desa sehat, cerdas dan desa raharja
merupakan hasil dari sebuah upaya dan butuh kerjasama dengan masyarakatnya”,
pungkasnya.

Posting Komentar
Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda