Pengelola KPA Mamuju Utara, Surianti mengatakan, dirinya telah berupaya beberbagai cara untuk menangulangi penyakit AIDS-HIV. ‘’Penyakit ini cukup mengkhawatirkan. Di Mamuju Utara,Karena sudah ada korban meninggal karena HIV dan sebanyak 300 orang diduga terindikasi.dan menurut keterangan Pegawai Dinas Kesehatan Mamuju utara yang khusus menangani HIV-AIDS menjelaskan diantara penderita sudah ada dikirim kemakassar karena penyakit HIV-AIDS nya sudah stadium empat.
PENDERITA AIDS MENINGGAL, KPAK MATRA DINILAI GAGAL
Diposkan Oleh infodesaku Tanggal 16 Mei 2014 | 20.40
Infodesaku | Mamuju Utara - Penularan penyakit Human Immunodeficiency
Virus (HIV)/Acquired Immuno
Deficiency Syndrome (AIDS) di Mamuju Utara semakin mengkhawatirkan.
Berdasarkan keterangan Kadis Kesehatan Matra, dr.Alif Satria data yang
dimilikinya terdapat 300 orang yang terindikasi HIV-AIDS,
setidaknya sudah ada 1 orang meninggal akibat penyakit tersebut dan 300
orang tercatat menderita AIDS-HIV, Sebab Menurut Alif Satria pihaknya
telah melakukan pemeriksaan di beberapa tempat dan yang menjadi kendala
kurangnya masyarakat yang mau datang memeriksakan dirinya walau sudah
ada penanganan khusus di setiap puskesmas,jelasnya.
Pengelola KPA Mamuju Utara, Surianti mengatakan, dirinya telah berupaya beberbagai cara untuk menangulangi penyakit AIDS-HIV. ‘’Penyakit ini cukup mengkhawatirkan. Di Mamuju Utara,Karena sudah ada korban meninggal karena HIV dan sebanyak 300 orang diduga terindikasi.dan menurut keterangan Pegawai Dinas Kesehatan Mamuju utara yang khusus menangani HIV-AIDS menjelaskan diantara penderita sudah ada dikirim kemakassar karena penyakit HIV-AIDS nya sudah stadium empat.
Komisi Penanggulangan Aids-HIV di mamuju utara (8/5) pukul
20.30 wita mengelar pertemuan dengan para wartawan dan pada saat tanya
jawab Wartawan SKU Indonesia Pos Spontan menyoroti kinerja KPA Kabupaten
Mamuju utara sebab mengapa setelah ada korban HIV-AIDS baru ada digelar
pertemuan seperti ini, sebab bisa saja dengan mengatakan prestasi dan
melakukan tindakan pencegahan dengan jalan selalu turun ke lokasi lokasi
yang diduga ada penderita Aids atau HIV karena mungkin mereka pikir
dapat memanfaatkan media untuk mempublikasikan kinerjanya tapi menurut
kenyataannya adalah gagal.
Dan untuk memperoleh anggaran dari pemerintah daerah yang
dialokasikan ke Komisi Penanggulangan AIds Kabupaten Mamuju utara
sebagai bahan pertanggung jawaban kami para wartawan dimanfaatkan dalam
bentuk pertemuan tersebut. dan kami selaku sosial kontrol tidak mau
disuap dengan amplop,sehingga dapat menjadi pembohongan publik dan
merekayasa suatu pertemuan padahal kinerja KPA dinilai gagal dan hanya
membuat suatu kegiatan yang diduga untuk menguras anggaran daerah.
Tampak dalam kegiatan tersebut ketua Pelaksana H.Muhammad SAAL
yang seharusnya hadir tapi sampai acara selesai ketua pelaksana tidak
hadir sehingga kami menduga ini hanya merupakan sebuah rekayasa
pengelola program dan manfaat dari pertemuan ini dinilai tidak efektif. | ANDI Y
Pengelola KPA Mamuju Utara, Surianti mengatakan, dirinya telah berupaya beberbagai cara untuk menangulangi penyakit AIDS-HIV. ‘’Penyakit ini cukup mengkhawatirkan. Di Mamuju Utara,Karena sudah ada korban meninggal karena HIV dan sebanyak 300 orang diduga terindikasi.dan menurut keterangan Pegawai Dinas Kesehatan Mamuju utara yang khusus menangani HIV-AIDS menjelaskan diantara penderita sudah ada dikirim kemakassar karena penyakit HIV-AIDS nya sudah stadium empat.
Posting Komentar
Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda