Terbaru :
Home » » Dua Bocah Meregang Nyawa Akibat Mercon Hasil Racikan Ayahnya

Dua Bocah Meregang Nyawa Akibat Mercon Hasil Racikan Ayahnya

Diposkan Oleh Unknown Tanggal 1 Jun 2017 | 00.43

PAMEKASAN, INFODESAKU - Sebuah mercon meledak di sebuah rumah milik Suud (40) salah seorang warga Dusun Sumber Gunung, Desa Ambender Kecamatan Pagantenan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. 31/5/2017

Kejadian berawal setelah Suud memproduksi petasan di salah satu sudut kamar rumahnya, selang beberapa waktu ia beranjak dari rumahnya untuk menjemput istrinya Romlah (35) yang sedang berjualan di pasar Pegantenan, Pamekasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di bulan Ramadhan ini.


Sedangkan kedua anaknya, Dani (13 tahun) dan Alga yang masih berumur 4 tahun ditinggal di rumah. Kedua anak itu, bermain bersama Anas (3), putra dari pasangan suami istri Zaini dan Fari. Dalam waktu sekejap, Duarrrr rumah Suud tiba-tiba hancur dan rata dengan tanah seiring dengan ledakan keras yang bersumber dari sudut kamar rumahnya, tempat ia memproduksi dan menyimpan petasan.

Buah hati Suud, yakni Alga dan putra dari pasutri Zaini dan Fari, Anas terkulai lemas dengan kondisi tubuh melepuh dan mengenaskan. Sedangkan putra sulung Suud, Dani juga mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.

Salah seorang kerabat korban, Karram (35), menduga, saat Suud pergi ke pasar, anak-anak yang menjadi korban ledakan tersebut bermain petasan hingga akhirnya meledak. Sebelum orang tua korban dan warga lain berdatangan, Karram berusaha memberi pertolongan pada korban.
Tidak lama berselang, Suud dan istrinya Romlah tiba dari pasar. Melihat rumahnya hancur, seakan tak percaya dengan peristiwa yang begitu singkat. Semakin tak berdaya begitu melihat buah hatinya terluka parah.

Para korban akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum setempat. Namun, usaha itu sia-sia. Alga dan Anas menghembuskan nyawa terakhirnya lantaran luka yang dialami sangat parah. Sedangkan Dani masih menjalani perawatan intensif.

Serbuk petasan atau yang juga disebut Black Powder (BP) milik Suud diperkirakan mencapai 10 kilogram (kg) lebih. “ Ia (Suud, red) memang memproduksi petasan yang disimpan di salah satu sudut kamar rumahnya,” terang Karram.

Pasca ledakan, petugas kepolisian dan TNI mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sampai berita ini dimuat, pihak kepolisian setempat masih menyelidiki kasus tersebut.

(Abdul Chalik/Junaidi/Taufik)
Bagikan Melalui :

Posting Komentar

Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda

 
BERANDA | PEMBANGUNAN | POLITIK DAN HUKUM | KRIMINAL | TRAGEDI | NASIONAL | PASANG IKLAN | KONTAK KAMI
Copyright © 2010. infodesaku - Hak Cipta Di Lindungi Undang-Undang