"Rekayasa
lalulintas, rambu - rambu lalulintas, serta trayek di Bojonggede harus
dibenahi," tegas Bupati.
Keberadaan
pasar Bojonggede yang kerap kali menimbulkan kemacetan menjadi perhatian
Bupati, dihadapan warga ia mengungkapkan keinginannya untuk merelokasi pasar
tersebut, namun masih terbentur dengan rasa kemanusiaan. "Saya sebenarnya
ingin merelokasi pasar Bojonggede, karena bangunan tersebut berdiri diatas
pengairan, tapi jika kita bongkar sulit karena ada rasa kemanusiaan, saya mau
membongkar itu saya akan pindahkan para pedagangnya ke lokasi yg baru dengan
gratis tapi apakah mereka mau untuk pindah," ujarnya.
Sementara
itu, Camat Bojonggede Enday Zarkasyi menjelaskan, pihaknya sudah seringkali
melakukan penertiban di daerah pasar Bojonggede namun tetap saja kemacetan
tidak dapat terurai. "disekitar stasiun dan pasar Bojonggede sering
terjadi kemacetan, kami telah sering melakukan penertiban didaerah tersebut,
kedepannya kami telah berkoordinasi dengan pihak DLLAJ untuk mengatasi
kemacetan tersebut," jelas Camat.
Pada
Jumling kali ini Bupati, juga menjanjikan pembangunan diwilayah yang masuk ke
kawasan Cibinong Raya ini. “Bojonggede ini masuk ke wilayah Cibinong raya
dimana pembangunan wilayahnya juga harus maksimal, untuk mewujudkan Bojonggede
menjadi wilayah perkotaan. Kita akan usahakan pembangunan di wilayah Bojonggede
ini, nanti saya akan berbicara dengan Camat mengenai hal - hal yang menjadi
prioritas pembangunan disini," janjinya.
Bupati
mengatakan, salah satu pembangunan yang akan segera dilaksanakan, yaitu
pembangunan jalan tembus dari Kecamatan Kemang ke Kecamatan Bojonggede. "Tahun
depan kita akan mulai membangun jalan tembus dari Kemang ke Bojonggede, mudah -
mudahan pembebasan tanahnya tahun ini selesai, tahun depan kita mulai
pembangunannya," katanya. (ARI)

Posting Komentar
Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda