INFODESAKU.COM-BOGOR-Lahir 33 tahun silam di ujung wilayah Barat Kabupaten Bogor,
nuansa alam perdesaan masih pekat dirasakan kala kami mengunjungi salah satu
pengurus FK-PSM (Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat) tingkat Kecamatan
Sukajaya Kabupaten Bogor.
Sebelumm mengenal PSM, di tahun 1999 Nurrodin merupakan aktivis di IRM (Ikatan Remaja
Muhammadiyah) kala itu, kegiatan yang dilaksanakan ketika masih aktif di IRM
banyak yang telah dilakukannya seperti Pengajian Remaja, Baksos, KSM, dan lain sebagainya.
Saat menjadi pengurus IRM Nurodin kala itu telah turut serta
menjadi staf Desa di Desa Kiara Sari Kecacmatan Sukajaya, dengan letak kGeografis wilayah Desa Kiara
Sari termasuk pada kawasan pegunungan dan ternyata akses komunikasi kurang
mendukung, Nurrodinpun turut serta bergabung di
Komunitas Briker Halimun,
menjadi bagian dari Forum Komunikasi Masyarakat Halimun Jawa Barat Banten
(FKMMJBB). Ditahun 2002 Nurrodin setelah menjabat Staf Desa Bagian Kepala
Urusan Umum diangkat Menjadi Sekretaris Desa dan mengikuti Organisasi Forum
Sekretaris Desa Seluruh Indonesia (Forsekdesi) dan menjabat sebagai Wakil
KKetua I DPD Kab. Bogor.
Sekitar tahun 2007 anak desa ini mulai mengenal Pekerja
Sosial Masyarakat (PSM), kegiatan dan aktivitas membantu masyarat merupakan hal
yang sudah biasa dilakukan, maka ketika mengenal PSm dan bagaimana mekanisme
yang harus dilaksanakan dan dilakukan sebagai PSM sudah tidak asing lagi
dijalankan.
Maret 2013 Kabupaten Bogor punya perhelatan pemilihan Kepala
Desa tidak tanggung-tanggung, pemilihan Kepala Desa secara serentak seganyak
202 Kepala Desa, dengan perjalan yang telah diketahui masyarakat Desa Kiara
Sari kala itu, Nurrodin yang telah diangkat dditahun 2010 menjadi Pegawai Negeripun
diminta untuk memimpin Desa Kiara Sari Oleh Masyarakat.
Singkat Cerita dengan penuh pertimbangan dan dukungan
keluarganya akhirnya Nurrodin mengundurkan diri dari jabatannya sebagai
Sekretaris Desa dan menaggalkan Pegawai Negerinya demi tuntutan masyarakat Desa
Kiara Sari agar dirinya memimpin Desanya.
Menurutnya bahwa Desa Kiara Sari ini sebetulnya bisa lebih
baik asal pemimpinnya sungguh-sungguh memperjuangkan hak-hak rakyatnya, kenapa
saya memberanikan diri, karena saya dituntut oleh masyarakat untuk memimpin,
dengan Basmallah saya mengabdikan diri untuk Desa Kiara Sari tuturnya,
Nurrodin menambahkan sebetulnya ketika saya
masih duduk sebagai staf Desa atau Sekdes, prinsip idealis saya terpenjara
karena saya adalah pegawai negeri sipil (PNS) keluhnya, namun dengan saya
keluar dari PNS itu maka saya akan betul betul mengabdikan diri guna
memperjuangkan hak-hak rakyat saya untuk menuju yang lebih baik. (YAS)
Posting Komentar
Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda