![]() |
| Ade Sopiyan, S.Pd, MM.Pd [Kasi Pendidikan Masyarakat] |
Infodesaku | Bogor - Pendekatan sistemik terbadap pengembangan melalui
pendidikan adalah pendekatan di mana masyarakat tradisional sebagai input dan
pendidikan sebagai suatu lembaga pendidikan masyarakat sebagai pelaksana proses
pengembangan dan masyarakat yang dicita-citakan sebagai outputnya yang
dicita-citakan.
Menurut Ki Hajar Dewantoro ada tiga lingkungan pendidikan
yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Dari ketetapan MPR tentang Garis-garis Besar Haluan Negara
kita mengetahui bahwa pendidikan itu merupakan tanggung jawab bersama antara
orang tua, pemerintah dan masyarakat.
Dari dua penjelasan tersebut di atas maka bentuk
pendidikan dibagi menjadi tiga bentuk yaitu pendidikan formal, pendidikan
informal dan pendidikan non formal (Undang-Undang nomor 2/1989 tentang Sistem
Pendidikan Nasional).
Adalah Visi dan Misi Kabupaten Bogor termaju di Indonesia,
salah satu indicatornya adalah peningkatan angka melek hurup (AMH).
Ade Sopiyan, S.Pd, MM.Pd selaku Kasi Pendidikan MAsyarakat menjelaskan
bahwa Angka melek hurup pada per Desember 2013 baru mencapai 95,35 % dari usia 15
s/d 59 tahun, sesuai Nisi Buapti Bogor bahwa 5 tahun mendatang pemkab Bogor dapat
menuntaskan program tersebut. Adapun langkah menuju perbaikan dan peningkatan
jumlah prosentase ditas, adalah melakukan pendataan ulang kembali bekerjasama
dengan Kecamatan dan UPTP Dinas Pendidikan disetiap Kecamatan dan para
penyelenggara PKBM serta melakukan sinkronisasi data dari Pihak Kecamatan
ataupun UPTP Dinas Pendidikan dengan Biro Pusat Statistitik Kabupaten Bogor.
Angka melek hurup itu merupakan salahsatu indikator menuju Kabupaten termaju di Indonesia. Ucap
Ade Sopiyan
Ade menghimbau kepada para UPTP Pendidikan melalui Penilik
PLS (Pendidikan Luar Sekolah) agar mendukung program Bupati Bogor, sehingga
pendataan yang dilakukan dan ditargetkan hingga sebelum 5 tahun mendatang
tuntas dan terprogram, sehingga akhirnya capaian untuk Kabupaten Bogor Bebas
Tuna Aksara terpenuhi sebelum waktu yang
tetapkan, tentu ini harus didukung oleh kita semua.
Ditahun 2014 ini kami memiliki Program pencanangan Desa/Kelurahan
bebas tuna Aksara setelah pendataan tersebut selesai dilaksanakan, kami
berharap pihak Desa/Kelurahan dapan membantu agar program kami berjalan dengan
baik dan cepat. Ucap Ade penuh harap. |
SANWANIH

Posting Komentar
Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda