“Meskipun termasuk salah satu negara maju, Pemerintah Austria
pun merasa subsidi masih dibutuhkan petani. Oleh karena itu, Indonesia tidak
perlu ragu-ragu memberikan subsidi kepada para petaninya”, kata Andreas Karabaczek,
Duta Besar Austria untuk Indonesia dalam acara Ambassador Forum yang diadakan Direktorat Kajian Strategis dan
Kebijakan Pertanian (KSKP) Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Senin
(16/12/2013).
Dalam forum yang bertemakan Improving Institusional Aspect of Small Holder Agriculture ini,
Andreas menekankan pentingnya keberpihakan negara kepada petani. Negara,
sebagai suatu institusi harus memiliki aturan dan kebijakan yang melindungi
petani dan sektor pertaniannya. Ketika pasca perang dunia kedua, Austria adalah
negara yang sulit pertaniannya dan menghadapi ancaman kelaparan. Tetapi
sekarang negara Austria menjadi negara yang sangat maju sektor pertaniannya.
“Hal ini dikarenakan Pemerintah (Austria) peduli dengan
petani kecil dan melindungi pertaniannya agar terus berkembang”, terang
Andreas.
Senada dengan Andreas, Sugiharto Soeleman, mahasiswa S3 IPB
yang juga turut menjadi pembicara dalam forum ini pun mengatakan bahwa petani
Indonesia sebagai Smallholder Agriculture
harus memiliki sistem kelembagaan perekonomian yang kuat, dan dapat dilakukan
dengan membentuk koperasi.
“Koperasi yang dibangun harus yang bottom to up (dari bawah ke atas), bukan dari atas ke bawah. Di
Austria koperasi tumbuh dan mensejahterakan petani, harusnya di Indonesia juga
bisa!”, pungkas Sugiharto.(bcb)
Posting Komentar
Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda