Infodesaku | Tenjo. Maraknya bahaya radikalisme yang akhir-akhir tersebar
disejumlah daerah Indonesia dalam bentuk penyebaran paham dan perekrutan
simpatisan atau anggota sungguh sangat meresahkan.
Seperti diketahui ISIS (Islamic
State of Iraq and Syiria) banyak merasuki para pelaja, mahasiswa atau santri. Selain
itu kelompok-kelompok pengajian juga sangat rawan diselipi materi tentang ISIS.
Untuk mencegah masuknya paham ISIS, Koramil Parungpanjang
mengundang perwakilan dari tiap desa di kecamatan Parungpanjang dan Tenjo yang
menjadi teritorialnya. Ceramah penataran yang berlangsung di gedung serba guna
PGRI Parungpanjang juga dihadiri oleh Camat dan Wakapolsek Parungpanjang. Dalam
kata sambutan pembukaan, Wakapolsek Parungpanjang mengingatkan agar
meningkatkan siskamling dilingkungan masing-masing. Dalam ceramahnya, Danramil
Parungpanjang, Kapten Munajat menjelaskan bahwa ISIS bukanlah menganut paham
Islam yang benar oleh karenannya patut dihindarkan karena bisa memecah belah
umat islam dan bangsa Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Munajat menambahkan "NKRI itu
sudah final, harus diingat bahwa negara kita ini berdasarkan Ketuhanan Yang
Maha Esa, ini sudah ada dalam Undang-Undangnya, dan Negara juga mendukung dan
menjamin kebebasan umat beragama di Indonesia," Ia juga meminta kepada
masyarakat agar jangan mudah terpengaruh dan terpancing dengan paham-paham di
luar kaidah islam.
Posting Komentar
Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda