Infodesaku | Depok - Facebook, twitter, dan situs
jejaring sosial yang lainnya saat ini merupakan aplikasi teknologi yang sedang digemari
kalangan remaja termasuk juga anak-anak. Dengan situs jejaring ini kita dapat
memperluas pertemanan baik secara kekerabatan maupun dengan masyarakat luas,
bukan hanya dalam ruang lingkup lingkungan tempat tinggal saja tetapi dari
berbagai macam kalangan, lingkungan maupun status sosial. Hal ini menjadi suatu
keharusan bagi remaja untuk memilikinya.
“Remaja sekarang sudah pada pintar aktif di media
sosial, bahkan kalau tidak punya mereka bisa dibilang tidak gaul,” ujar Ketua
TP PKK Depok, Nur Azizah Tamhid pada saat pemberian arahan di hadapan kader PKK
Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas Jumat (07/11/2014).
Remaja sebagai salah satu pengguna media sosial
belum mampu memilah aktivitas media sosial yang bermanfaat, dan
cenderung mudah terpengaruh oleh “lingkungan” sosial tanpa
mempertimbangkan terlebih dahulu efek positif atau negatif yang akan
diterima saat melakukan aktivitas media sosial tersebut. Karena belum bisanya
memilah hal positif dan negatif para remaja yang aktif di media sosial, maka
kenakalan-kenakalan remaja bisa dimulai dari aktivitas media sosialnya ini.
“Remaja rentan dengan kenakalan remaja apalagi
ditambah dengan arus informasi yang cepat di media sosial, oleh karena itu kita
perlu membentengi anak-anak kita dengan ketakwaan yang kuat pada Allah SWT,”
tutur Nur Azizah berpesan.
Sementara itu dalam rangka menangkis dampak
negatif pengaruh dari media sosial, Ketua TP PKK Depok mengingatkan agar para
pengurus dan kader PKK se Kecamatan Pancoranmas untuk lebih mengaktifkan fungsi
Bina Keluarga Remaja (BKR). Karena BKR bertanggung jawab mengenai bagaimana
mengelola remaja yang baik, dan para orang tua harus memahami anak remajanya
yang merupakan investasi masa depan. |
INDES*
Posting Komentar
Silahkan Anda Beri Komentar Pada Berita Ini, Sebagai Penyemangat Kami Dalam Memberikan Berita Terbaik Untuk Anda